Selasa, 04 Januari 2011

Perbudakan kulit Hitam di Amerika


PENDAHULUAN

1.Latar Belakang
Perbudakan sebagai mata rantai sejarah yang telah berakar di kalangan bangsa barat adalah sebuah kenyataan sejarah yang patut dibahas dan dijadikan perhatian khusus di masa-masa sekarang. bangsa Afrika yang khususnya yang dijadikan Budak di berbagai penjuru dunia ini telah menjalani masa-masa pahit yang harus mereka jalani selama proses perbudakan ini. Deskriminasi yang sangat jelas mereka jalani menjadi semacam rutinitas yang sangat memberatkan baik itu bagi masa depan Ras juga untuk masa depan secara pribadi orang kulit hitam ini. hal ini akan dibahas secara singkat dalam makalah ini, namun walaupun demikian sejarah Perbudakan ini masih berlangsung hingga saat ini meskipun tidak secara gamblang lagi seperti dulunya.namun yang paling penting adalah belajar dari sejarah perbudakan untuk tidak semena-mena memperlakukan umat manusia, mencabut hak asasi yang dibawa sejak lahir dibawa ke tempat baru yang sama seklai belum dikkenal para budak adalah tindakan semena-mena yang sangat bertentangan baik secara kemanusiaan maupun secara hukum. perbudakan telah menjadi pembahasan tersendiri dalam sejarah kelam masyarakat Amerika Serikat, perbudakan pulalah yang akan menghantarkan Amerika Serikat dalam perang yang banyak merenggut nyawa yang sia-sia, di Amerika serikat.Perbudakan dan segala sejarahnya menjadi sebuah dunia tersendiri dalam cermin pribadi Amerika Serikat yang mengaku sebagai Negara paling demokratis di Dunia.oleh kerenanya Perbudakan kulit hitam dengan segala deskriminasinya akan menjadi kenangan yang perlu diketahui semua masyarakat Amerika Serikat semua generasi.





PEMBAHASAN


A.    Sejarah awal perbudakan kulit hitam di dunia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka,Edisi ketiga 2001 beberapa  pengertian yang berkaitan dengan Perbudakan adalah:
1.budak(hamba,Jongos,orang gajian)
2 Perbudakan : Perihal budak(hamba);segala hal mengenai budak belian
3 sistem segolongan manusia yang dirampas kebebasan hidupnya untuk bekerja guna kepentingan golongan manusia lainnnya.

dari beberapa defenisi di atas dapat ditarik sebuah kesimpulan awal yang bertautan dengan perbudakan yaitu, seorang hamba yang dirampas kebebasan hidupnya untuk bekerja guna kepentingan golongan manusia lain.

           Sejarah  perbudakan dimanapun itu di belahan dunia ini,pastinya selalu berkaitan erat dengan kepahitan dan sakit hati yang sangat dalam, seperti contoh perbudakan bangsa Israel oleh bangsa Mesir, perbudakan beberapa suku terisolir hindia Belanda, hingga perbudakan Bangsa kulit hitam, di berbagai wilayah di dunia.dalam hal ini akan dibahas sejarah perbudakan bangsa Kulit Hitam.ada baiknya kita menelusur lagi ke belakang melihat sejarah awal perbudakan kulit hitam di Dunia.

A.1. Afrika

Keadaan geografis Afrika sendiri  lebih didominasi padang gurun yang luas dan dataran yang tandus,dengan garis pantai yang tidak begitu panjang.faktor-faktor alamiah yang kurang mendukung untuk kehidupan manusia telah secara tidak sengaja mempermudah arus juga alur perbudakan bangsa Afrika itu sendiri. bahkan kerawanan politik serta Krisis Militer telah memperlebar jalur emas perbudakan oleh bangsa Asing bagi orang Afrika tersebut.
Beberapa sumber menyatakan bahwa bangsa Arab adalah orang pertama yang memperbudak bangsa Afrika. namun meskipun demikian perku diberi perbandingan dengan sejarah bangsa Romawi dan Yunani kuno, yang mengisaratkan perbudakan kulit hitam, orang kulit hitam ini sudah sedemikian lama tinggal di tengah-tengah orang Eropa.1
namun perdagangan besar-besaran yang pernah ada adalah ketika masa kawasan Afrika Utara yang berhasil dikuasai oleh bangsa Arab,pada awal abad ke-8 M. para pedagang budak bangsa Arab menjelajahi bagian tengah Afrika, berlanjut ke kawasan pantai timur afrika, ke arah selatan hingga sejauh Mozambique2. tentu dapat dibayangkan betapa hampir seluruh wilayah Afrika telah dijelajahi oleh bangsa Arab untuk mencari Budak untuk diperdagangkan. jika dilihat dari segi alur dan politik, maka sangat tidak mungkin dengan sangat mudah membawa orang Afrika untuk dijadikan Budak.ternyata berkat jasa beberapa suku bangsa setempat dengan dalih kerjasama yang menguntungkan telah membawa kemudahan dalam perdagangan budak ini di kemudian hari.
                      
                       “mereka menangkap atau membeli budak untuk dibawa menyeberangi                                gurun Sahara, yang pada akhirnya penuh dengan tulang belulang orang                             negro yang meninggal di perjalanan menyeberangi pasir yang                                       panas itu”3

seperti tertera dalam sebuah buku bahwa orang Arab terkenal paling kejam dalam memperlakukan budak. David Livington orang Inggris itu mengalami mimpi buruk selama berminggu-minggu setelah melihat perlakuan orang Arab pada budak-budaknya.
meskipun nantinya pada akhir abad 20 perbudakan sepenuhnya dihapus dari Dunia Arab.4
Sedangkan di Eropa, perbudakan kulit hitam juga berlangsung, baik yang dibeli dari pedagang budak Arab maupun dengan cara menangkap dan mengambil sendiri budaknya dari tanah Afrika, bangsa Eropa ini antara lain Orang portugis dan Orang Spanyol, juga Inggris.
statistik ringan jumlah budak yang diseberangkan melalui Atlantik adalah sebagai berikut:
    Pertengahan abad 17 = 10.000 budak/ tahun
    menjelang abad 18    = 60.000 budak/ tahun.

dapat dibayangkan selama berabad-abad ada sekitar 10 juta budak yang dikirim ke belahan dunia barat.
namun masa-masa kelam perbudakan ini yang ditandai dengan meninggalnya banyak budak dengan berbagai factor antara lain, meninggal dalam perjalanan, penyakit baahkan dibunuh karena berusaha melarika diri dari pemiliknya,dan banyak factor lainnya, konsekwensi pahit dari perbudakan ini diperkirakan ada sekitar 1 juta budak yang meninggal dal perjalanan.dari keseluruhan jumlah  10 juta orang budak, lebih kurang 400.000 ditransfer untuk koloni-koloni Amerika5.













______________________________
1.Thomas Sowell, Mosaik Amerika, Sejarah etnis sebuah bangsa, hal;250-251
2 .ibid hal:251
3 ibid hal :251
4 ibid hal :251
5         ibid  hal 252
B.     Perbudakan pada bangsa kulit Hitam di Amerika Serikat.

Budak negro pertama sekali tiba di amerika tahun 1619, sebelum Amerika serikat mendeklarasikan kemerdekaanya. seperti yang telah disampaikan pada penjelasan sejarah Perbudakan di Dunia, budak-budak yang berasal dari benua Hitam itu, sekitar 400.000 dikirim ke koloni Amerika.bahkan bisa dikatakan Amerika lah bangasa Barat yang paling banyak memiliki Budak ada sekitar atau bahkan lebih dari 1/3 dari jumlah budak yang ada di dunia hingga 1825.
namun yang perlu diketahui tentang sistem perbudakan di Amerika  yang tidak sama dengan beberapa perbudakan di tempat lain, bahkan mungkin Amerika satu-satunya tempat di mana alam kemasyarakatannya memungkinkan atau memberikan peluang bagi para budak untuk berkembang biak sendiri secara alami. berbeda dengan di tempat-tempat yang lain yang saban waktu secara terus menerus mengimpor budak karena angka kematian budaknya lebih besar daripada angka kelahirannya6.
           Perbudakan dengan segala dimensinya,khususnya perbudakan secara Ras, sudah sedemikian lama terjadi dengan skenarionya sendiri di wilayah amerika. sebagai contoh dari 3 orang pelayan, Orang amerika yang lari, kemudian tertangkap di Virginia 1640, ada 2 orang berkulit putih, mendapat hukuman yaitu perpanjangan masa mengabdi selama 4 tahun, namun apa yang terjadi dengan orang ke-3 yang berkulit hitam? adalah sangat kontras yaitu perpanjangan masa mengabdi selama seumur hidup. di beberapa Negara bagian lain juga menerapkan kebijakan yang timpang ini, yang intinya merendahkan martabat dan status bangsa kulit hitam, antara lain, seperti di Virginia(1622) dimaklumkan bahwa status keturunan laki-laki putih dan perempuan negro, mengikuti garis keturunan ibunya, ketimpangan lain juga terlihat di pada tahun 1664 di Maryland. ada peraturan pelarangan kawin campur antar ras. juga di South Carolina 1690 dinyatakan bahwa budak sebagai  sebuah “Real Estate”(harta tidak bergerak)7.  


____________________
6. ibid hal:253
7 Lawrence H. Fuchs, Kaleidoskop Amerika (Ras,Etnik dan Budaya warga)1 hal:95

beberapa hal ini tentu saja secara sepihak merugikan dan merendahkan martabat juga hak asasi orang kulit hitam baik secara personal maupun kolektif, namun  walaupun demikian, kenyataan-kenyataan yang berlangsung kala itu menunjukkan posisi yang statis bagi orang negro itu sendiri,ketidakberdayaan dan posisi ekonomi yang sangat lemah menjadi alasan utama untuk tetap berada di tengah-tengah pusaran perbudakan.

Amerika  sebagai Benua yang mapan secara Sumber daya alam, telah menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak imigran dari seluruh dunia, baik itu yang mencari kebebasan maupun yang mencari kehidupan yang lebih baik. dalam hal ini amerika sebagai Tanah harapan bagi orang-orang tersebut.pun setelah Amerika merdeka 1776, 1850  adalah periode yang ditandai dengan wilayah Amerika Serikat yang semakin bertambah, jumlah penduduknya kira-kira 23 juta orang, dari 31 negara bagian.pola perekonomian pun terstruktur dengan baik, antara lain kemajuan Industri di utara, pertanian di bagian tengah dan Selatan8, daerah pantai barat seperti California, berkembang dengan tambang emasnya, pun di South Carolina. tanaman tebu di Lousianna pertanian tembakau di Maryland dan yang paling anyar diantara nya adalah tanaman Kapas.sehingga tanaman ini menjadi mascot wilayah selatan.bahkan pada tahun 1850 selatan Amerika serikat adalah produsen 80% kapas dunia.9 terlebih lagi setelah ditemukan mesin pemisah biji kapas di tahun 1973 semakin memperkokoh posisi sentral ekonomi Amerika serikat.








______________________
8. wilayah selatan yang dimaksud di sini adalah wilayah Amerika Serikat yang meliputi atlantik hingga sungai Missisipi. Negara bagian nya antara lain Alabama, Missipi, texas, Lousianna dst.
9 Garis Besar Sejarah Amerika hal:166-167

pertanian kapas ini tentu saja memerlukan pekerja, baik penanaman, pemelihaaraan yang membutuhkan dana yang banyak, namun hal ini telah terbantu dengan adanya tenaga dari para Budak, sehingga hampir 60 % budak dipekerjakan dalam sector pertanian kapas ini10. para Budak yang ada di Amerika ini telah dengan seluruh upayanya bekerja demi kepentingan pemiliknya tanpa memikirkan bayaran atau upah semacamnya karena memang ketergantungan sangat ditekankan dalam perbudakan ini.





















____________________
10.Thomas Sowell, op cit hal: 258


Cara orang Amerika Serikat memperlakukan Budak.
Catatan awal saya, walaupun secara garis besar menjadi budak bukanlah pilihan, budak kulit hitam di Amerika Serikat agak sedikit lebih beruntung dibandingkan dengan budak di tempat lain. fakta ini dibuktikan antara lain dengan angka harapan hidup budak di Amerika Serikat abad 19,rata-rata 36 tahun. hal ini berbanding terbalik dengan Petani di Irlandi yang rata-ratanya adalah 19 tahun.budak juga diberi makanan walaupun dalam kualitas yang rendah, juga perumahan11.
lalu muncul pertanyaan bagaimana cara pemilik budak di Amerika Serikat dalam mencegah hal-hal yang sangat tidak diinginkan oleh para Pemilik Budak, yaitu kenyataan budak yang ingin melarikan diri?
Ada cara tersendiri bagi para pemilik budak di Amerika Serikat dalam menjaga para budak kulit hitam.
dalam mencermati ini perlu dibahas sedikit tentang semacam filosofi perbudakan, bahwa bagi para pemilik budak, budak adalah semacam Investasi atau harta yang sepenuhnya harus dilindungi. untuk menjaga budak agar tidak melarikan diri,tidak perlu dibuat batas-batas ataupun pagar listrik atau apapun yang dapat menghalangi para budak untuk keluar dari lingkungannya. atau bahkan dengan menempatkan penjaga yang bertugas siang dan malam untuk menjaga para budak. namun lebih sederhana dari itu semua,cara yang digunakan adalah dengan membuat si Budak atau menjaga agar si Budak selamanya tidak tahu apapun. pun menanamkan sikap ketergantungan yang berlebih sehingga si Budak tidak dapat benar-benar mandiri, hal ini jelas kelihatan setelah perbudakan sedikit-demi dihapuskan, para Budak sangat terbentur dengan hal kemandirian. hal yang lain adalah dengan menamkan rasa ketakutan, sehingga para budak akan selalu merasa ketakutan. kebanyakan dari para budak ini memang tidak bisa baca dan tulis.jadi kemungkinan besar jika si Budak ini melarikan diri dia tidak akan mampu berbuat banyak.
Budak  tergantung pada pemiliknya, baik dalam pemberian makanan maupun pakaian, sehingga terpatri dalam benak para Budak apapun yang menjadi kebutuhannya bergantung dan meminta dari pemiliknya, secara garis besar pola yang diterapkan para pemilik budak bagi para budaknya adalah dengan menciptakan pola pikir budak yaitu sebuah kebiasaan untuk sepenuhnya bergantung pada pemiliknya. atau dengan berusaha melatih si budak untuk bekerja namun mencegahnya belajar mengurus diri sendiri12. hal ini membuat mayoritas budak tidak mengerti apa-apa kecuali dengan mentaati setiap keinginan pemiliknya.



Deskriminasi yang dialami para Budak di Amerika

Keadaan para Budak kulit hitam di Amerika Serikat adalah sebuah keadaan kenyataan sejarah yang penuh dengan Deskriminasi. perlakuan yang kasar juga pembedaan antar ras sudah menjadi hal yang biasa dalam cerita hidup para Budak.
Pada tahun 1704, Gubernur Connecticut menyatakan bahwa semua anak yang lahir dari budak perempuan kulit hitam adalah terlahir dan tertakdirkan sebagai budak,pun 13 tahun setelahnya, orang-orang budak kulit Hitam dilarang memiliki tanah di Connecticut. sebelumnya, menjelang 1702 perdagangan dalam Kulit hitam sangat dilarang di New York. bahkan di Kota New York, budak-budak kulit hitam ini dilarang berada di jalanan setelah matahari terbenam. parahnya lagi para Budak ini tidak diperkenankan menjadi  saksi dihadapan siding di Pengadilan13.bahkan orang negro dapat dijatuhi hukuman mati tanpa diadili sebelumnya14.
Hukuman berupa lecut adalah hal yang lumrah diterima para budak di Amerika.pun dijualnya anak-anak budak secara terpisah dengan orang tua mereka, suami yang sengaja dipisahkan dengan istrinya15. namun perlu dicatat juga bahwa budak, terutama budak budak Negro adalah Budak yang sangat dijaga pemiliknya,ibaratnya semacam sebuah asset dan investasi yang harus dilindungi. bahkan ketika melakukan pekerjaan yang dianggap terlalu membahayakan keselamatan budak kulit hitam, maka diupahlah seorang budak kulit putih khususnya budak dari Irlandia untuk mengambil alih pekerjaan itu16. di dalam kehidupan sehari-hari misalnya orang kulit putih(pemilik Budak) melarang para budak kulit hitam memnaggil atau menyapa sesame kulit hitam lainnya dengans sebutan “tuan” atau “nyonya “ mereka hanya bias menyapa dengan kata Paman dan Bibi. seandainya sepasang budak tertangkap sedang berada di luar wilayah peruntukan budak atau di luar perkebunan maka konsekwensinya adalah hukuman cambuk, cambuk untuk laki-laki maupun perempuan yang dilakukan si Budak laki-laki. juga melarang para Budak untuk menggunakan nama keluarga17 dan jika ketahuan para Budak melanggar ketetapan ini maka konsekwensi hukuman pun harus diberikan pada mereka.




















_________________________
11 ibid hal: 253
12. ibid hal:254
13. Lawrence op cit  Hal: 95
14. Tomas Sowell op cit Hal 23 Pertentangan Utara dan Selatan dalam masalah budak.
15.ibid  hal:256
16.ibid  hal:253
17 ibid  Hal 257
Kesimpulan

Bicara tentang perbudakan, tidak ada yang bisa dibenarkan, hubungan yang erta antara pemilik budak dan budaknya tidak bias dijadikan alas an untuk memeperlakukan Budak secara semena-mena, mencabut hak asasi manusia setiap budak secara seenaknya adalah tindakan yang kriminal dan sangat tidak manusiawi. perbudakan khususnya di Amerika serikat ini, yang sejak dahulu kala sudah mengakar dan menjadi masalah yang sangat krusial di dalam Negara. Deskriminasi secara ras untuk budak kulit hitam ini adalah masalah yang serius yang harus dihilangkan secara permanen dari pemikiran bangsa-bangsa di dunia khususnya di Amerika serikat. Perbudakan di Amerika serikat dan Deskriminasi yang mnyertainya adalah sebuah paradoks bangsa yang menyatakan dirinya sebagai Negara yang bebas dan paling demikratis di Dunia. perbudakan ini pula lah yang membuka mata dunia kan persamaan akan semua manusia terlepas dari segala kekurangannya, Perbudakan di amerika Serikat dapat dijadikan sebuah lapangan pembelajaran yang luas dan bermanfaat dalam menunjang lagi kepekaan akan persamaan social, perbudakan ini baiknya menjadi pembelajaran bagi semua manusia untuk tidak semena-mena dengan berbagai macam alasan sehingga melakukan perampasan hak-hak yang paling manusiawi dari diri seseorang.
           kiranya maklah ini dapat menjadi sebuah pendahuluan penelitian say secar lebih komprehensif tentang sejarah perbudakan yang kelam ini. akhir kata semoga Pembahsan perbudakan dan deskriminasi Kluit hitam di Amerika Serikat ini dapat bermanfaat bagi kiat semua, sebagai cermin dan perbendaharaan akan persamaan bagi seluruh manusia.








Daftar Pustaka

Sowell, Thomas.1989. Mosaik Amerika, Sejarah Etnis sebuah Bangsa.Pustaka Sinar Harapan:Jakarta

Fuchs H Lawrence.1994. Kaleidoskop Amerika,Ras,Etnik,dan Budaya Warga.PT.Remaja Rosdakarya: Bandung

Badan Penerangan Amerika Serikat Garis Besar Sejarah amerika.

Rose I Peter 1964 They And We,racial and Ethnic relations in the United States.random House: New York


















DESKRIMINASI  DALAM  PERBUDAKAN KULIT  HITAM  DI  AMERIKA  SERIKAT





KEVIN BOB L
0906523845


FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN BUDAYA
UNIVERSITAS INDONESIA
2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar